|
||||||
|
|
||||||
| Home | Profile | Info | Download | Contact Us | ||||||
|
|
SETIAP PENYAKIT ADA OBATNYA Bahwasanya setiap penyakit yang diderita oleh manusia sebenarnya ada obatnya yang telah disediakan oleh Allah SWT di alam jagat raya ini, sebagaimana penegasan Rosulullah SAW dalam suatu hadis shoih:
Dari ‘Athaa’, dari Abu Hurairah, ia berkata : “ Rosulullah SAW telah bersabda : “Allah tidak menurunkan penyakit, kecuali menurunkan pula obat penyembuh bagi penyakit tersebut” (HR. Bukhori dan Muslim) DILARANG BEROBAT DENGAN CARA YANG HARAM / SYIRIK
Dari Abi Dardaa’ RA ia berkata : “Rosulullah SAW, bersabda: “Sesungguhnya Allah menurunkan penyakit dan obat. Ia mnjadikan bagi setiap penyakit ada obatnya. Maka berobatlah kamu, akan tetapi jangan berobat dengan sesuatu yang haram(diharamkan)” HR. Abu Dawud
Dari Thariq bin Suwaid Al-Ju’fiyyi ia bertanya kepada Nabi SAW, tentang Khomer. Lalu Nabi SAW melarangnya atau beliau benci membuatnya (Khamer itu). Maka berkata Thariq: “Aku membuat khamer itu semata-mata untuk obat”. Nabi SAW menjawab ”Sesungguhnya itu bukan obat, tetapi adalah penyakit” HR. Muslim. Berobat kepada ahlinya (Dokter, Tabib dan Roqi/Ahli Ruqyah) Bila seseorang menderita penyakit, boleh berobat kepada Tabib (seorang ahli yang mengobati dengan bahan-bahan alami atau tradisional),juga Roqi/Mu’allij/Ah;I Ruqyah (seorang ahli yang mengobati dengan ayat-ayat Al-Quran dan doa-doa Rosulullah SAW) dan sangat perlu berobat kepada dokter (seorang ahli yang mengobati dengan ilmu kedokteran umum, yang mana bahan dan alat-alatnya sudah modern). Sebagaimana petunjuk Rosulullah SAW dalam hadits-haditsnya yang shohih:
Dari Zaid bin Aslam, bahwasanya seorang laki-laki terluka pada masa hidup Rosulullah SAW, maka darah tertumpah (mengalir). Laki-laki itu memanggil dua orang laki-laki Bani Anmar, lalu keduanya dating menjenguk. Kedua laki-laki itu menyangka Rosulullah SAW berkata kepada mereka : “Siapakah diantara kamu berdua yang lebih mahar (sebagai dokter)? Maka keduanya berkata : “Apakah pengobatan (mengobatinya) lebih baik ya Rosulullah?” Rosulullah menjawab : “Obat telah diturunkan oleh yang menurunkan penyakit” HR. Malik dalam kitabnya Al-Muwaththa”
|
| ||||